Translate

Friday, May 15, 2015

The most successful 'Indonesian Sate Festival!'
Congratulation, Pak Dede, Bu Nunung & Bu Yuli & the Team!!

Thursday, January 1, 2015

Jembatan Poetry Society (JPS) mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga para korban atas musibah yang yang menimpa AirAsia QZ-8501.

Monday, December 29, 2014

JPS in Makassar, beberapa puluh menit sebelum pergantian tahun..........
Happy New Year 2015
Please share your happiness with everyone regardless their cultures, religions.......................

Friday, December 5, 2014

Yacinta recites Javanese Poetry at the Jembatan 2014

Merry Christmas & Happy New Year 2015

Last Reading at the Garage Cafe 2014

Nunung recites 'Dalam Kereta'.....
Bea, baca............
Didit baca Raisoposo - Fadli Zon
Juli reads....

Jembatan First Reading 28 February 15!



Hi

Yes it was great to get a visit from you guys.


Happy to look at the donation opportunity where 10% of food bill goes to an orphanage.

Please get in touch in the future to over the details.

Regards,

Matthew & Yuni Kenwrick




Yuni's Kitchen @ 251 High St.
on church grounds - Northcote
(Ph: 0455 337 666 - 0400 706 800)

Thursday, November 27, 2014

Mochtar Lubis & Chairil Anwar

Yang saya kenal betul secara pribadi sebagai seorang penyair adalah Chairil Anwar.  Pertemuan pertama saya dengannya berlangsung di rumah seorang teman.  Lantas, saya juga sering bertemu dengannya di rumah Bung Sjahrir.  Saya tertarik pada semangatnya yang selalu berapi-api, matanya yang selalu merah, dan badannya yang ceking seperti kekurangan makan.  Mungkin karena itu dia selalu datang ke rumah saya tepat pada jam makan siang, ha- ha - - ha....

  Bicara tentang Chairil Anwar berarti bicara soal wanita-wanita impiannya.  Pacar Chairil bayak betul.  Kelihatannya waktu Chairil hanya habis digunakan untuk pacar-pacar dan puisinya.  Kami selalu prihatin melihat cara Chairil menggunakan waktunya .  "Ril, kau ini jangan seperti lilin, terbakar di ujung atas dan bawah..  Kau punya bakat begitu bagus.  Jaga dong kesehatanmu."  Dia selalu menjawab dengan matanya yang merah dan suara parau, " Ah, itu kan prinsip hidup kalian yang berjuis.  Aku ini seniman murni."