Poetry - Bilingualism; "Think of those who less fortunate than us, orphans, homeless and refugees....."
Translate
Friday, September 15, 2017
Friday, July 28, 2017
3rd Reading 2017
THIRD READING 2017!
PERWIRA &JEMBATAN POETRY SOCIETY
PERWIRA &JEMBATAN POETRY SOCIETY
WORKING TOGETHER ~ DUA KEPALA LEBIH BAIK DARIPADA SATU KEPALA.
"Family Day BBQ"
Sabtu 30 September ...
11am - 4pm
at Arthur Seat State Park, Mornington Peninsula - Melway Ref: 171 D1 (or just follow GPS tracker)
Acara:
*Makan siang bersama
( menu; makanan & minuman sudah diatur oleh ibu2 Perwira)
*Pentas pembacaan puisi dan musik PERWIRA & Djembatan Poetry Society.
Hopefully cu there!!
Salam,
Note: You don't have to be a member to read & come!
JUST COME!
Saturday, May 27, 2017
SOMBRE TUESDAY
That is all I have for Ahok'
Your choice of words is rude and straightforward
But only for fat mice...
The snakes, punks without heart
The hypocrites with lipstick
Bandits and lickers
That is all I have for Ahok'
Your choice of words is rude and straightforward
But only for fat mice...
The snakes, punks without heart
The hypocrites with lipstick
Bandits and lickers
Your heart is pure
Your intention is noble
Your aim is the truth
Your aim is anti corruption
Anti hypocrisy
Anti those who have unclean hearts
You want to purify your country
You are a reincarnation of Ali Sadikin
You use your mouth
Ali used his hands
You're both Dwi Tunggal
After Sukarno Hatta
You're a good patriot
Defending the country and its people
Appropriate that it is written in the song Garuda Pancasila!
Even you put your life on the line
Sure! The good is never wrong
History has proven
When in danger
Divine Hands will always appear
To save the country
INDONESIA
(Indonesian Language)
SELASA KELABU
'Cuma ini yg ada di hatiku untuk Ahok''
Pilihan kata~katamu kasar dan lugas,
tapi hanya buat tikus~tikus gemuk, ular~ular, cecunguk tanpa hati.
Para munafik berlipstik.
Bandit berdasi dan tukang jilat.
Hatimu bersih.
Niatmu luhur.
Kiblatmu kebenaran.
Kiblatmu anti korupsi.
Anti kemunafikan.
Anti hati yang kotor.
Kau ingin membersihkan negerimu ini.
Kau re~inkarnasi Ali Sadikin.
Kau pakai mulut,
Ali pakai tangan.
Kau berdua Dwi Tunggal
setelah Sukarno Hatta
Kau seorang patriot yang sedia
membela negara dan rakyatnya.
Sesuai yang tertoreh dalam lagu Garuda Pancasila.
Bahkan kau pertaruhkan jiwamu.
Yakin! Kebaikan itu tidak pernah salah.
Sejarah mencatat,
akan selalu muncul
tangan~tangan Ilahi.
Menyelamatkan negeri
Yang berjudul,
INDONESIA!
Anton Alimin
Rabu 10 Mei 2017
See MoreYour intention is noble
Your aim is the truth
Your aim is anti corruption
Anti hypocrisy
Anti those who have unclean hearts
You want to purify your country
You are a reincarnation of Ali Sadikin
You use your mouth
Ali used his hands
You're both Dwi Tunggal
After Sukarno Hatta
You're a good patriot
Defending the country and its people
Appropriate that it is written in the song Garuda Pancasila!
Even you put your life on the line
Sure! The good is never wrong
History has proven
When in danger
Divine Hands will always appear
To save the country
INDONESIA
(Indonesian Language)
SELASA KELABU
'Cuma ini yg ada di hatiku untuk Ahok''
Pilihan kata~katamu kasar dan lugas,
tapi hanya buat tikus~tikus gemuk, ular~ular, cecunguk tanpa hati.
Para munafik berlipstik.
Bandit berdasi dan tukang jilat.
Hatimu bersih.
Niatmu luhur.
Kiblatmu kebenaran.
Kiblatmu anti korupsi.
Anti kemunafikan.
Anti hati yang kotor.
Kau ingin membersihkan negerimu ini.
Kau re~inkarnasi Ali Sadikin.
Kau pakai mulut,
Ali pakai tangan.
Kau berdua Dwi Tunggal
setelah Sukarno Hatta
Kau seorang patriot yang sedia
membela negara dan rakyatnya.
Sesuai yang tertoreh dalam lagu Garuda Pancasila.
Bahkan kau pertaruhkan jiwamu.
Yakin! Kebaikan itu tidak pernah salah.
Sejarah mencatat,
akan selalu muncul
tangan~tangan Ilahi.
Menyelamatkan negeri
Yang berjudul,
INDONESIA!
Anton Alimin
Rabu 10 Mei 2017
Friday, February 24, 2017
Friday, December 23, 2016
Friday, October 14, 2016
Saturday, June 13, 2015
Please find below the running order for the Emerging Writers Festival event at the Monash Asia Institute at the Caulfield campus on Thursday, 28th May, 5:00-7:30 pm
5:00pm: Arrival of all the guests at HB Function Space (Building H, Basement, Foyer area next to HB32) Caulfield campus, Monash University
5:10-5:15pm: Opening words: Dr Mridula Nath Chakraborty, Acting Director Monash Asia Institute
5:15-5:35pm: Traditional mask-dance (topeng) performance by Dr Jonathan McIntosh, Lecturer in Ethnomusicology, Sir Zelman Cowen School of Music at Monash University
5:35-5:40pm: “Topeng” poem recital by Anton Alimin, Jembatan Bilingual Poetry Society, Melbourne
5:40-5:45pm: Monash University and the Emerging Writers’ Festival program: Professor Rita Wilson, Head of the School of Languages, Literatures, Cultures and Linguistics
5:45-6:00pm: Emerging Writers Festival Island to Island program in Indonesia: Andre Dao, Gillian Terzis, Sam Tyford-Moore
6:00-6:05: Welcome words by Ibu Dewi Savitri Wahab, Honourable Consul General of the Republic of Indonesia in Melbourne
6:05-6:10pm: Introduction to Ni Made Purnamasari, Visiting Indonesian writer at EWF, by Paul Thomas, Coordinator, Indonesian Studies and Lecturer in Translation Studies, SLLCL, Faculty of Arts, Monash University
6:10-6:35pm: Poetry recital and presentation on Australia-Indonesia cultural relations by Ni Made Puranamasari in Bahasa Indonesian.
English translations read out by Cecilia Liando and Courtney Reid, students of the Indonesian program at Monash University
6:35-6:45pm: Q&A with Ni Made Purnamasari moderated by Paul Thomas & interpreted/translated by Yacinta Kurniasih, SLLCL, Faculty of Arts, Monash University
6:45-7:30: Drinks, snacks and general merriment
Looking forward to seeing you all there.
Regards,
Mridula
Mridula Nath Chakraborty
Acting Director
Monash Asia Institute
Thursday, January 1, 2015
Friday, December 5, 2014
Jembatan First Reading 28 February 15!
Hi
Yes it was great to get a visit from you guys.
Happy to look at the donation opportunity where 10% of food bill goes to an orphanage.
Please get in touch in the future to over the details.
Regards,
Matthew & Yuni Kenwrick

Yuni's Kitchen @ 251 High St.
on church grounds - Northcote
(Ph: 0455 337 666 - 0400 706 800)
Thursday, November 27, 2014
Mochtar Lubis & Chairil Anwar
Yang saya kenal betul secara pribadi sebagai seorang penyair adalah Chairil Anwar. Pertemuan pertama saya dengannya berlangsung di rumah seorang teman. Lantas, saya juga sering bertemu dengannya di rumah Bung Sjahrir. Saya tertarik pada semangatnya yang selalu berapi-api, matanya yang selalu merah, dan badannya yang ceking seperti kekurangan makan. Mungkin karena itu dia selalu datang ke rumah saya tepat pada jam makan siang, ha- ha - - ha....
Bicara tentang Chairil Anwar berarti bicara soal wanita-wanita impiannya. Pacar Chairil bayak betul. Kelihatannya waktu Chairil hanya habis digunakan untuk pacar-pacar dan puisinya. Kami selalu prihatin melihat cara Chairil menggunakan waktunya . "Ril, kau ini jangan seperti lilin, terbakar di ujung atas dan bawah.. Kau punya bakat begitu bagus. Jaga dong kesehatanmu." Dia selalu menjawab dengan matanya yang merah dan suara parau, " Ah, itu kan prinsip hidup kalian yang berjuis. Aku ini seniman murni."
Bicara tentang Chairil Anwar berarti bicara soal wanita-wanita impiannya. Pacar Chairil bayak betul. Kelihatannya waktu Chairil hanya habis digunakan untuk pacar-pacar dan puisinya. Kami selalu prihatin melihat cara Chairil menggunakan waktunya . "Ril, kau ini jangan seperti lilin, terbakar di ujung atas dan bawah.. Kau punya bakat begitu bagus. Jaga dong kesehatanmu." Dia selalu menjawab dengan matanya yang merah dan suara parau, " Ah, itu kan prinsip hidup kalian yang berjuis. Aku ini seniman murni."
Tuesday, November 4, 2014
Monday, November 3, 2014
Subscribe to:
Posts (Atom)























